loggerindo.co.id – Menjaga mutu pangan tidak lagi cukup hanya dengan mengandalkan pengalaman atau intuisi. Industri makanan modern bergerak cepat, rantai pasok semakin panjang, dan tuntutan konsumen terhadap keamanan produk kian ketat. Setiap perubahan suhu selama proses produksi, penyimpanan, hingga distribusi dapat menggeser kualitas, bahkan merusak keamanan pangan. Karena itu, kini semakin banyak pelaku industri yang mengandalkan Food Temperature Logger sebagai tulang punggung monitoring suhu yang presisi.
Food Temperature Logger adalah perangkat perekam suhu yang digunakan untuk memonitor, menyimpan, dan menganalisis data suhu pada produk pangan. Alat ini bekerja secara kontinu, mencatat fluktuasi suhu dari waktu ke waktu untuk memastikan bahwa produk tetap berada dalam rentang aman yang telah ditentukan oleh standar industri.
Berbeda dengan termometer konvensional yang hanya memberikan pembacaan instan, logger ini memiliki memori internal untuk menyimpan ribuan data, sensor dengan sensitivitas tinggi, serta kemampuan analitik yang memungkinkan pengguna mendeteksi anomali suhu sekecil apa pun. Di industri pangan, kemampuan ini menjadi krusial untuk:
Dengan kata lain, Food Temperature Logger bukan sekadar alat ukur, melainkan bagian dari sistem mutu yang menjaga integritas produk dari hulu hingga hilir.
Suhu merupakan variabel yang paling menentukan dalam stabilitas pangan. Sedikit saja terjadi penyimpangan, risiko kontaminasi mikroba dapat meningkat drastis. Produk daging, susu, sayuran segar, makanan beku, hingga makanan olahan memiliki ambang batas suhu aman yang mesti dipenuhi agar kualitas organoleptik dan keamanan mikrobiologis tetap terjaga.
Ada beberapa alasan ilmiah mengapa suhu menjadi parameter paling kritis:
Dalam ranah instrumentasi suhu untuk pangan, salah satu perangkat yang paling banyak dipilih karena akurasi dan kestabilannya adalah HOBO 5-Inch Probe Temperature Data Logger (U12-015-02). Unit ini dirancang untuk kebutuhan industri yang menuntut performa tinggi, terutama untuk lingkungan yang memerlukan penetrasi sensor ke material pangan secara langsung.
| Kategori | Spesifikasi |
|---|---|
| Rentang Pengukuran Suhu | –40 °C hingga 125 °C (–40 °F hingga 257 °F) |
| Akurasi | ± 0,25 °C dari 0 °C hingga 50 °C (± 0,45 °F dari 32 °F hingga 122 °F) |
| Resolusi | 0,03 °C pada 25 °C (0,05 °F pada 77 °F) |
| Drift (Stabilitas Jangka Panjang) | 0,05 °C/tahun + 0,1 °C/1000 jam di atas 100 °C (0,09 °F/tahun + 0,2 °F/1000 jam di atas 212 °F) |
| Waktu Respons di Udara (1 m/s) | U12-015: < 10 menit (tipikal 90%)U12-015-02: ± 2,25 menit (tipikal 90%) |
| Waktu Respons di Air | U12-015: < 3,5 menit (tipikal 90%)U12-015-02: ± 20 detik (tipikal 90%) |
| Akurasi Waktu | ± 2 menit per bulan pada 25 °C (77 °F) |
| Lingkungan Pengoperasian | Udara, air, uap; 0–100% RH |
| Suhu Operasional (Logging) | –40 °C hingga 125 °C (–40 °F hingga 257 °F) |
| Suhu Peluncuran / Pembacaan Data | 0 °C hingga 50 °C (32 °F hingga 122 °F), sesuai spesifikasi USB |
| Daya Tahan Baterai | ± 3 tahun penggunaan tipikal (dapat diganti oleh pabrik) |
| Memori | 64K byte (± 43.000 pengukuran 12-bit) |
| Material / Konstruksi | Stainless Steel 316 Food Grade |
| Berat | U12-015: 72 g (2,5 oz)U12-015-02: 82 g (2,9 oz) |
| Dimensi Logger | 17,5 × 101,6 mm (0,69 × 4,00 inci) |
| Dimensi Probe | 4 × 124 mm (0,16 × 4,90 inci) — khusus U12-015-02 |
| Rating Tekanan / Kedalaman | Maksimum 2200 psi (setara 1500 m / 4900 kaki) |
| Peringkat Getaran | NAVMAT P-9492 (khusus model non-probe) |
| Sertifikat NIST | Tersedia sebagai opsi tambahan (kisaran suhu –30 °C hingga 120 °C / –22 °F hingga 248 °F) |
Dalam industri pangan modern, menjaga kualitas produk bukan hanya tentang rasa atau tampilan, tetapi tentang keamanan, stabilitas, dan konsistensi proses. Food Temperature Logger menjadi perangkat vital dalam memastikan setiap tahap produksi hingga distribusi tetap berada pada rentang suhu aman. Melalui pemantauan yang presisi, pelaku industri dapat mengurangi risiko kontaminasi, mencegah kerugian produk, dan memenuhi regulasi internasional.
Di antara banyak pilihan alat, HOBO 5-Inch Probe Temperature Data Logger (U12-015-02) menjadi solusi yang sangat kompetitif karena akurasinya, desain probe yang ideal untuk pangan, ketahanan lingkungan, serta kemudahan analisis data. Penggunaan perangkat seperti ini bukan lagi sekadar opsi tambahan, tetapi komponen inti dari sistem manajemen keamanan pangan berbasis data.
Dengan memanfaatkan teknologi yang tepat, kualitas pangan bukan hanya dapat dipertahankan, tetapi dapat ditingkatkan hingga mencapai standar tertinggi.
Mengapa AWLR Telemetri Sangat Penting? Dalam pengelolaan sumber daya air, ketepatan waktu adalah segalanya. Keterlambatan…
Pengelolaan sumber daya air modern tidak lagi mengandalkan pencatatan manual yang rentan kesalahan dan keterlambatan.…
Sektor perkebunan modern, khususnya kelapa sawit dan tebu, menghadapi tantangan hidrologi yang semakin kompleks. Fluktuasi…
Lautan saat ini tidak lagi sekadar mengalami pemanasan bertahap, melainkan menghadapi lonjakan suhu ekstrem yang…
Pengelolaan sumber daya air pada era modern menuntut kecepatan informasi yang akurat dan instan. Ancaman…
AWLR telemetri adalah sistem instrumen terintegrasi yang berfungsi mengukur ketinggian permukaan air secara otomatis…